Syiar tentang Islam Kaffah yang disampaikan melalui surau-surau di bawah naungan Yayasan Prof. DR. Kadirun Yahya dilakukan sejak dulu kala. Bahkan di era 80 hingga 90-an selama lebih-kurang 12 tahun, Pendiri Yayasan ini mengadakan road show seminar ke sejumlah Perguruan Tinggi terkemuka di Indonesia dengan sasaran kaum cerdik-pandai. Kali ini, Surau Baitul Amin Sawangan mengembangkan syiar dengan jangkauan lebih luas. |
|
| detail |
| Interpedensi Dunia |
| Ditulis oleh Dr. H. Achmad Qadri Ramadani, SH | |
|
Globalisasi sekarang merupakan proses dua arah, ekonomi yang tengah berkembang dan tumbuh tidak lagi menjadi penerima pasif dari para pelaku aktif. Permainan baru dari globalisasi adalah interdependensi ekonomi, sebagaimana disebutkan dalam lima dimensi pokok yang membentuk dunia menjadi beragam kutub. Globalisasi sekarang merupakan proses dua arah, ekonomi yang tengah berkembang dan tumbuh tidak lagi menjadi penerima pasif dari para pelaku aktif. Permainan baru dari globalisasi adalah interdependensi ekonomi, sebagaimana disebutkan dalam lima dimensi pokok yang membentuk dunia menjadi beragam kutub. Lima dimensi itu adalah keahlian tenaga kerja, kedua mengalirnya dana dari negara berkembang dan tumbuh ke segala pelosok dunia. Ketiga adalah persaingan memperoleh sumber daya dengan memperhatikan pertumbuhan ekonomi, jaminan ketersediaan energi dan keberlanjutan, keempat, semakin meningkatnya konsumer baru. Terakhir adalah peta baru lahirnya inovasi. Medan ekonomi global
sedang berubah. Dominasi bersama antara Amerika Serikat, Eropa dan
Jepang sekarang menerima dan bahkan mendapat pesaing kekuatan baru dari
ekonomi global. Ini terjadi karena semakin besarnya porsi ekonomi dari
negara-negara berkembang dalam peningkatan hasil perdagangan dan
investasi. |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|









