| Teman- Teman Yang Baik…, Di Surau Baitul Amin kita sekarang ada tempat main yang asyik buat teman- teman semua, namanya Kid’z Point Baitul Amin. Seru deh, di sana ada mainan banyak untuk main bersama dengan teman- teman kalian yang lain, tapi ingat ya.. walaupun lagi main seru… kita tetap harus jadi teman yang baik buat teman kita yang lain. | |
| detail |
| Membuka Wawasan Melalui Jurnalistik |
| Ditulis oleh Rindi Tarisma | |
|
Berikut ini liputan acara yang di tulis oleh: Rindy Tarisma (salah seorang peserta Pelatihan Jurnalistik (4/10/09). Seiring dengan pesatnya perkembangan Surau Baitul Amin, baik dalam jumlah jamaah maupun kegiatannya, sejak beberapa tahun silam, telah berjalan kegiatan jurnalistik, yang meliputi bidang tulis-menulis, audio-visual, fotografi, dan desain grafis. Pengurus Surau Baitul Amin, H. Akhmad Syukran Bestari, SE, MMSi. menjelaskan latar belakang lahirnya penerbitan di lingkungan surau tersebut. “Dipandang perlu adanya sebuah media informasi dari Surau Baitul Amin kepada ikhwannya yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia bahkan di luar negeri. Diharapkan mereka bisa langsung mengetahui kegiatan apa saja yang sedang dan akan diselenggarakan. Maka, dibentuklah situs resmi Surau Baitul Amin, pada tahun 2006 lalu,” papar Pengurus Surau yang akrab disapa Bang Arie.
Media cetak pertama yang lahir dibawah asuhan Surau Baitul Amin adalah Flights, terbitan yang khusus memuat tulisan dari para fasilitator pelatihan yang bernaung dibawah Federasi Fasilitator Sawangan, atau disingkat FIFAS. Tujuan dari Flights ini adalah agar para ikhwan di surau-surau seluruh daerah dapat memahami dan mencontoh kultur serta semangat positif yang terdapat di Surau Baitul Amin. Flights dalam peredarannya didampingkan dengan media cetak yang diterbitkan Surau Panca Budi, Medan yang sudah lebih lama terbit dan telah beredar secara nasional di seluruh surau di bawah Yayasan Prof. Dr. H. Kadirun Yahya. Setelah Flights, menyusul terbit Mozaik yang berbentuk buletin bulanan. Tujuan penerbitan Mozaik adalah memberikan pengetahuan dan informasi kepada masyarakat umum tentang aktivitas Surau Baitul Amin, dan kegiatan peribadatan yang diamalkan serta informasi mengenai kegiatan surau. Menulis Berita itu MenarikDalam pelatihan jurnalistik, hadir sebagai pembicara Ir. Bambang Mulyantono, ikhwan sekaligus Pemimpin Redaksi Majalah Poultry Indonesia. Yang kedua adalah Ir. Irwan Kelana, wartawan senior harian umum Republika. Kedua pembicara ini menceritakan pengalaman pribadi mereka sebagai jurnalis, suka duka dan tak ketinggalan berbagi tips cara menulis berita yang sesuai dengan kaidah jurnalistik.
Irwan menambahkan, tulisan yang hidup harus memenuhi lima unsur, yaitu (1) Informasi – dengan membaca tulisan kita, pembaca diharapkan mendapat informasi baru yang memperkaya wawasannya; (2) Signifikansi – tulisan kita idealnya berdampak pada pembaca untuk merubah sikap atau pandangannya terhadap sesuatu; (3) Fokus – karena pembaca menginginkan informasi yang padat dan mendalam, diperlukan tuisan yang konsiten dan fokus. Ciri-cirinya, tulisan itu terurai, runtut dan enak dicerna; (4) Konteks – tulisan yang disajikan hendaknya hasil analisa atau dibedah dengan sudut pandang yang tepat; (5) Wajah – tidak ada tulisan yang paling menarik kecuali tentang manusia. Tulisan tentang peternakan sekalipun seharusnya ‘ditarik’ menjadi tentang manusia; (6) Bentuk Tulisan – saat kita memutuskan untuk menulis, baiknya membuat kerangka tulisan yang terdiri dari pembuka – badan – penutup. Pastikan tulisan berbentuk narasi atau cerita yang mengalir lancar, komplet dan menawan; (7) Suara – tulisan yang hidup adalah penulis bertutur kepada pembaca.
Jika anda adalah ihwan surau Baitul Amin Sawangan dan tertarik dengan kegiatan Jurnalistik, dengan terbuka kami menyediakan wadah untuk pengembangan kemampuan dan kapasitas, informasi selanjutnya silahkan klik http://media.baitulamin.org
|
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|


