|
Ayat-Ayat Fitna - Sekelumit Keadaban Islam di Tengah Purbasangka - adalah sebuah buku yang ditulis oleh M.Quraish Shihab yang tentu saja tidak mendiskreditkan tentang islam, justru buku ini ditulis untuk meluruskan dari film Fitna yang pernah dipublikasikan di Jerman tempo lalu |
|
| detail |
Artikel
Berita & Agenda
Pejabat Kementrian Koperasi & UKM Telah Meresmikan KJKS Baitul Amin | Pejabat Kementrian Koperasi & UKM Telah Meresmikan KJKS Baitul Amin |
| Ditulis oleh Suyadi Yusuf | |
|
Sebanyak 120 anggota dan calon anggota Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) Baitul Amin telah memenuhi Perpusba 30 menit sebelum acara di mulai (2/7). Semua pengurus dan pengawas koperasi menghadiri acara ini. Tampak pula ditengah-tengah undangan H. Akhmad Syukran Bestari, SE., MMSi, salah satu tokoh pendiri koperasi. Hadir dalam peresmian KJKS Baitul Amin Asisten Direktur Deputi Urusan Bidang Organisasi dan Badan Hukum Koperasi, bapak Rudi Faisal, SH. dan Deputi Bidang Kelembagaan Kementrian Negara Koperasi & UKM, bapak Jauhari SH. serta Notaris ibu Betty Supartini, SH. Dalam sambutan ketua KJKS Baitul Amin, Drs. Tugirin, MM. telah melakukan rapat intern bersama perwakilan anggota sebanyak 31 orang pada tanggal 8 Juni 2009. Merumuskan antara lain nama koperasi, alamat koperasi dan jenis usaha yaitu Simpan Pinjam Syariah. "Simpanan anggota terdiri dari simpanan pokok 2 juta rupiah dan simpanan wajib 50 ribu rupiah perbulan," jelas Bang Tugirin. Drs. Tugirin juga membacakan susunan pengurus dan susunan pengawas. Terdiri dari 6 orang pengurus yang menempati posisi ketua dan wakilnya, 2 orang sekretaris, dan bendahara 2 orang. Pengawas koperasi berjumlah 3 orang seorang ketua dan dua anggota. Masa kerja pengurus dan pengawas KJKS Baitul Amin masing-masing 3 tahun.Rudi Faisal, SH. mengharapkan agar KJKS Baitul Amin tumbuh dan berkembang menjadi besar, baik anggota maupun kegiatan usahanya. Dan bisa menjadi contoh koperasi-koperasi lain di Sawangan dan Depok. "Karena di sini daerah perbatasan, semoga juga bisa menjadi contoh untuk daerah Jawa Barat dan DKI Jakarta, " tambahnya. "Koperasi sebenarnya juga lembaga pendidikan. Kita bisa belajar berdemokrasi, menerima dan menyampaikan pendapat, akuntansi, dan memimpin. Karena saya melihat disini dikembangkan lembaga pendidikan, seperti Trenki " lanjut Pak Rudi. Senada dengan pak Rudi Faisal, salah satu anggota koperasi, Novdil Veto, mengatakan bahwa KJKS berdasarkan syariah Islam, jadi dalam melakukan kegiatan usahanya harus sesuai dengan yang disyariatkan oleh Agama. "Kunci koperasi adalah satu, yaitu jujur." kata mereka. |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|


