Skip to content

Surau Baitul Amin Sawangan

Kampus Artikel Komunitas Kontak
 

Informasi

Teman- Teman Yang Baik…, Di Surau Baitul Amin kita sekarang ada tempat main yang asyik buat teman- teman semua, namanya Kid’z Point Baitul Amin. Seru deh, di sana ada mainan banyak untuk main bersama dengan teman- teman kalian yang lain, tapi ingat ya.. walaupun lagi main seru… kita tetap harus jadi teman yang baik buat teman kita yang lain.
detail
 
Navigasi: Beranda arrow Kronik arrow Tausiah Majelis Qur'an Baitul Amin
Tausiah Majelis Qur'an Baitul Amin
Ditulis oleh Suyadi Yusuf   

tauziahPengurus Surau, H. Akhmad Syukran Bestari SE., MMSi. Dalam kesempatan diskusi Ansor hari Rabu, berujar: ”Tausiah ini kita adakan tiap tiga bulan sekali dengan mengundang pembicara ustadz dari sekitar Sawangan, nanti kita akan mengadakan acara tabliq yang berlevel kota Depok bahkan tingkat propinsi atau skala nasional.” Dihadapan para Ansor Beliau juga berkeinginan agar pembicaranya para kiai atau ustadz dari surau.

Tabliq Akbar yang akan diselenggarakan pada tanggal 16 Nopember depan adalah kelanjutan dari kegiatan tauziah yang diprakarsai Majelis Qur’an Baitul Amin (MQBA). “Majelis ini beranggotan ibi-ibu jamaah surau yang biasa mengadakan pengajian rutin tiap Senin dan Kamis setelah sholat Ashar dengan materi antara lain mengaji Al Qur’an dan fiqh,” demikian kata dr. Kania dari MQBA. Tausiah merupakan bentuk kegiatan yang bersifat ekstern karena mengundang masyarakat di sekitar surau untuk ikut berpartisipasi di acara ini sekaligus untuk menyambung silaturahim antar majelis taklim. Adapun tujuannya adalah memberikan informasi yang benar tentang keberadaan surau dan kegiataannya secara langsung kepada masyarakat. Sehingga terbentuk pemahaman yang sama tentang Surau Baitul Amin dan ajaran Tarekat Naqsyabandiah Khalidiyah.

khusuk

Salah satu peserta terlihat khusuk mendengarkan khotbah

Tausiah yang diadakan pada 24 Februari 2008, dihadiri kelompok pengajian ibu-ibu Al Husna dari wilayah kelurahan Curug yang di dipimpin oleh Hj. Neneng. Dari Pihak Ansor yang diwakili oleh Ir. Agus Suryana menjelaskan bahwa Ansor hanyalah bertugas melayani dan memfasilitasi jamaah yang hendak beribadah di surau. Disebutkan juga Majelis Qur’an Baitul Amin adalah bagian dari Majelis Taklim Kelurahan Curug. Pengurus Surau berpesan agar kegiatan seperti ini diharapkan dapat dilaksanankan secara rutin. Sehingga hubungan baik antar kita bisa tetap terjaga. Sementara Hj. Neneng berharap agar ibu-ibu majelis taklim Baitul Amin bersedia menghadiri kegiatan pengajian Al Husna.

Ustadz Mistar, penceramah kali ini, menjelaskan: ”Takwa terdiri atas sifat-sifat tawadhu, tidak sombong, menang sendiri atau merasa benar sendiri, qanaah, menerima segala yang kita miliki sesuai dengan apa yang kita usahakan dengan lapang dada.”  ”Orang yang beriman adalah orang yang paling baik akhlaknya. Rasulullah bersabda bahwa belum sempurna iman seseorang apabila dia belum mengasihi saudaranya seperti mengasihi dirinya sendiri,” lanjutnya. Beliau juga menceritakan kembali riwayat seorang wanita yang menolong seekor anjing yang hampir mati, yang berakibat sorga baginya. Dan cerita tentang Rasulullah berserta keluarganya yang harus kita contoh aklaqnya.

peserta

Ibu-ibu dari berbagai majelis taklim tampak antusias mengikuti acara tausiah di Surau Baitul Amin

Tausiah yang kedua diadakan di surau pada tanggal 31 Mei 2008. Peserta pengajian kali ini bertambah banyak. Acara yang dipandu m.c. dr. Kania Sigit ini dihadiri oleh jamaah pengajian dari majelis taklim Nurul Huda, Nurul Iman, Miftakhul Jannah, Ashobirin, dan Nurul Yakin. Acara dimulai tepat pukul 09:05 wib dengan lantunan QS.Al Hujarat ayat 10-13 oleh ustadz Jamaludin dan saritilawah dibacakan saudari Risani pertiwi. Ayat ini berhubungan erat dengan tema kegiatan yaitu Bergunjing Adalah Perbuatan Dosa.

Dalam sambutannya, Nur Qolby Ridhoyani SAg., mewakili panitia, berkisah: “majelis Qur’an Baitul Amin didirikan pada tanggal 28 september 2006, dan diresmikan oleh YM. ABU. Pengajian ini terbuka bagi siapa saja.” Kemudian Nur Qolby menambahkan: “Tausiah ini adalah bertujuan semata-mata karena Allah ta’ala.” Ansor yang mendukung acara ngaji ini diwakili oleh Drs. Faturahman Effendi. Bang Kentung (panggilan akrab Faturahman sehari-hari) sangat berterima kasih atas kehadiran para undangan dengan tertib sehingga acara dapat berjalan dengan lancar.

Dalam ceramahnya, Ustadz Drs. Encep Hidayat menyampaikan sabda Rasulullah bahwa siapa yang ingin dipanjangkan umurnya dan ditambah rizqinya oleh Allah SWT. jawabnya adalah silaturahhim. Pengasuh Kajian Islam Hidayatul Arifin ini menyatakan negara ini tidak akan berubah kalau orangnya tidak mau berdo’a dan berdzikir. Tidak ada yang menambah kebaikan kita selain silaturahim. Hikmah dari silaturahim itu banyak, antara lain: silaturahim harus ada manfaat dapat saling mengenal, saling mendekat, dan tidak perlu bergunjing. Harus  saling menyayangi sesama saudara, tidak boleh saling membenci dan menghasut. Kemudian ta'aruf saling membantu. Ustadz H. Suhandi Yahya membacakan do’a sebagai penutup tausiah yang di lanjutkan dengan makan siang bersama.

Majelis Qur’an Baitul Amin kembali menyelenggarakan tausiah yang ke-3 pada hari Minggu, tanggal 31 Agustus 2008. Tema yang diambil adalah Menyambut Ramadhan Dengan Mental, Fisik, dan Spiritual Yang Dicontohkan Rasulullah SAW. Tausiah juga dimaksudkam menyambut bulan suci Ramadhan 1429 H. Dihadiri oleh majelis taklim. Terdiri dari Majelis Taklim Al Ikhlas; Al Falah; Nurul Amanah; Nurul Huda; Nurul Iman; Miftahul Huda; Ma’ariful Qur’an; dan Al Husna.

Dalam kesempatan ini ditayangkan film dokumenter Surau baitul Amin yang berisi penjelasan tentang latar belakang berdirinya surau serta berbagai sarana dan fasilitas yang ada di Surau Baitul Amin. Disampaikan pula bahwa Surau Baitul Amin tetap menjaga hal-hal yang prinsip serta pelaksanaan ibadah namun juga menjalankan tradisi seperti pengembangan akhlaqul karimah jamaah yang pelaksanaannya tetap pada koridor Islam.

ramah tamah

Ramah tamah dan makan siang bersama setelah acara tausiah selesai.

Dihadapan 700-an jamaah yang mayoritas ibu-ibu, Ustadz H. Fachruddin Murodi dari KUA Sawangan, menyampaikan ceramah tentang keutamaan bulan Ramadhan. Isi ceramahnya antara lain mengutip Syaikh Abdul Qadir Jailani bahwa Ramadhan adalah bulan yang penuh Rahmatullah, Mahabbatullah, Domatullah, Qulful Minallah, dan Nurullah. Selanjutnya ustadz menyampaikan tidak akan diterima ibadah puasa seseorang apabila tidak mendapatkan maaf dari orang tua, suami/istri, serta tidak saling memaafkan degnan orang-orang disekitarnya.

Demikianlah perjalanan tausiah yang telah berlalu sekarang marilah kita sukseskan tabliq akbar 16 Nopember yang akan datang.

 
< Sebelumnya   Berikutnya >
Advertisement

BA Login

Berita dan Informasi

Informasi
Kronik
Agenda

Mutiara Kata

Bila engkau memberi dari hartamu, tiada banyaklah pemberian itu. Bila engkau memberi dari dirimu itulah pemberian yang penuh arti.

Kahlil Gibran
[+]
  • Increase font size
  • Decrease font size
  • Default font size