| Teman- Teman Yang Baik…, Di Surau Baitul Amin kita sekarang ada tempat main yang asyik buat teman- teman semua, namanya Kid’z Point Baitul Amin. Seru deh, di sana ada mainan banyak untuk main bersama dengan teman- teman kalian yang lain, tapi ingat ya.. walaupun lagi main seru… kita tetap harus jadi teman yang baik buat teman kita yang lain. | |
| detail |
| Tarekat untuk Shalat Khusuk |
| Ditulis oleh Mozaik | |
|
Drs. H. Ahmad Farki yang akrab disapa dengan Bang Ifer adalah salah satu putra pendiri yayasan. Minat dan pemahamannya terhadap sejarah peradaban manusia, menjadikan dia sebagai narasumber yang menarik dalam forum diskusi, seminar atau pelatihan. Berikut petikan wawancara dengan ‘ahli sejarah’ yang juga pengusaha perkebunan sawit dan peternakan sapi ini. Ketika menulis tasawuf dan tarekat pada edisi-edisi terdahulu, ternyata kami mendapatkan definisi yang banyak dan beragam tentang istilah itu. Dalam bahasa yang lebih sederhana, apa pengertian tasawuf dan tarekat? Benar, definisi tasawuf memang sangat banyak, terlalu banyak dan tidak sederhana, Bila didefinisikan menjadi sangat luas dan tidak pernah lengkap sekali. Tapi tasawuf kurang lebih tentang kerohanian dalam Islam. Kemudian tentang tarekat sendiri, dalam buku-bukunya, Pendiri Yayasan tidak pernah mendefinisikan tentang tarekat, hanya menyebutkan “Tasawuf adalah ilmunya, Tarekat adalah metodologinya, Zikrullah adalah isinya” Sejak kapan tarekat dikenal oleh umat Islam di dunia ini ? Kira-kira 200 tahun setelah Nabi Muhammad SAW wafat baru muncul istilah tasawuf, demikian juga dengan istilah fiqh. Namun dalam hal penerapannya telah ada sejak jaman sahabat dan tabiin (orang yang bertemu sahabat nabi tapi tak berjumpa nabi). Mereka telah melaksanakan amalan ini tapi dahulu istilahnya zuhud, kerja dan prakteknya adalah bertarekat. Zaman dulu perilaku syariat dan tarekat sudah menyatu dalam perilaku sehari-hari di setiap geraknya. Pada zaman era tasawuf, orang yang mengamalkan tarekat disebut sufi Menurut Abang pengertian zuhud itu apa? Menurut saya ada dua pengertian zuhud, pertama tidak mementingkan dunia, kedua adalah kondisi mental yang tidak mau terpengaruh harta dan kesenangan dunia dalam mengabdikan diri pada Allah SWT, bisa saja orangnya kaya. Seperti diketahui bahwa enam dari sepuluh sahabat utama Rasul adalah orang kaya. Berarti zuhud lebih tepat dianggap sebagai kondisi mental. Tarekat adalah jalan/metode/cara. Kira-kira apa yang menjadi tujuan seorang (muslim) dengan bertarekat? Tentu masing-masing jamaah bisa menceritakan apa tujuan mereka bertarekat .Tapi secara garis besar, ada 3 tujuan orang ikut tarekat. Pertama, mendekatkan diri kehadirat Allah untuk mengharapkan Ridhonya. Kedua, mendapatkan shalat yang khusuk. Ketiga, menyalurkan kebesaran teknologi Al Quran dalam kehidupan sehari-hari. Memang ada kekeramatan dalam tarekat tapi itu bukan tujuan utama. Tentang berziarah ke makam wali-wali, guru-guru tarekat, menurut pendapat Abang bagaimana? Sebetulnya ziarah bagus, dan ada dua tujuan utama yaitu secara syariat adalah untuk mengingatkan akan mati. Sedangkan secara tarekat, wajib meyakini para nabi dan wali tidak mati di sisi Allah. Kita berdoa pada Allah di makam walinya untuk mengharapkan doa dan syafaatnya. Berdasarkan Hadist: Siapa menziarah kuburku, maka seperti ziarah padaku saat hidup. “Siapa yang ziarah padaku saat hidup, maka saat dia kembali wajib doaku baginya. Siapa yang bersalawat padaku wajib syafaatku baginya”. Bagaimana dengan perkembangan tarekat di Indonesia, ada Wali Songo di Jawa, lalu ada syaikh-syaikh di Sumatra, dan ada tarekat di Kalimantan. Sejarah masuknya ke Indonesia seperti apa? Tarekat dikenal 200 tahun setelah Rasulullah wafat, kemudian berkembang dan bercabang-cabang hingga ada 44 ajaran, namun berkembangnya tidak terkoordinir. Tarekat Naqsabandiah berkembang saat zaman Syaikh Naqsabandi awalnya tidak begitu banyak pengikutnya. Baru setelah dua periode, berkembang dan masuk ke Indonesia. Mengenai Wali Songo sebenarnya dikirim oleh Sultan Turki, kemungkinan dari Tarekat Satariyah. Sultan Turki bertanya tentang perkembangan Islam di Indonesia. Dijawab bahwa sudah ada, tapi hanya di daerah pesisir. Maka diperintahkan untuk mengumpulkan ulama-ulama yang wara’zahir dan batinnya untuk dikirim ke Indonesia. Dikirimlah 9 orang ke Indonesia, semuanya dari Timur Tengah. dengan pimpinannya Syaikh Maulana Maliq Ibrahim. Wali Songo adalah nama lembaga dakwah yang jumlahnya 9 orang dan mereka saling berfamili. Bagaimana hubungannya antara Syaikh di Sumatera dan Wali Songo? Secara penyebaran, Agama Islam berjalan sendiri-sendiri. Syaikh Maulana Maliq Ibrahim pertama masuk di Jawa, adiknya Syaikh Maulana Ishaq masuk ke Aceh, Sunan Giri adalah anak dari Syaikh Maulana Ishak dan lahir di Aceh. Hubungan Jawa dan Aceh tentang Islam sudah ada sejak dulu. Kemudian dari segi lembaga tarekat di Indonesia, sampai sekarang kita mengenalnya sebagai Khadiriyah, Samaniyah terutama di Aceh, Satariyah, Saziliyah, Khalwatiyah dan Naqsabandiyah. |
| < Sebelumnya | Berikutnya > |
|---|


