Bermula dari kegelisahan melihat pemberitaan di media massa yang membuat jengah dan menumpulkan nalar. kami menyaring dan mencari dimana sisi yang benar.
“Tuhan memberi kita satu lidah, akan tetapi memberi kita dua telinga. Agar supaya kita lebih banyak dua kali mendengar daripada berbicara.”